Optimasi Mesin Pencarian Google Copywriting

Optimasi Mesin Pencarian Google Copywriting, tujuannya adalah untuk membawa situs website kedalam SERPs dari hasil penelusuran search engine besar dunia, lebih jauh lagi jika mampu menempatkan situs website menjadi viral di social media. Copywriting merupakan bagian dari strategi pemasaran, mengoptimalkan SERPs, memastikan bahwa kreativitas berhasil membawa website menuju halaman pertama (top Rank). Copywriting Dalam strategi pemasaran dibutuhkan pengalaman, pengetahuan, aktifitas keseharian dengan penelusuran dan mampu melihat kekurangan untuk dijadikan senjata melawan derasnya persaingan. Dunia online semakin ramai diperbincangkan, sepertinya dibutuhkan langkah tepat karena semakin berat mencapai peringkat halaman utama Google dan sekaligus menjadi pemenang di kompetisi global. Muncul berbagai strategi online hanya untuk mencari cara mengalahkan persaingan, ingat hanya persaingan. Bertambah tahun persaingan makin berat ditambah lagi maraknya pesaing yang notabene menghalalkan segala cara demi meraih popularitas sesaat, akibat buruk yang ditimbulkan menjadi lebih luas, Bagaimana anda menyikapi hal ini.

copywritingDisamping itu CopyWriting adalah paling diminati perusahaan pengembang sebagai langkah terbaik untuk mempopulerkan website dan Optimasi Mesin Pencarian Google, mempromosikan dengan digital marketing melalui social media dengan tujuan meraih popularitas usaha dan meningkatkan profit. Sebagian besar kita adalah tipe artistik atau ilmiah, hanya sedikit yang memiliki kemampuan keduanya. CopyWriting juga dapat dikategorikan Seni dan Sains, dan kebanyakan orang salah mengartikan dan banyak juga pengembang website tidak mampu menerjemahkan Copywriting, salah mengambil keputusan, bahkan mereka mengartikan Copywriting hanya seperti menyebarkan Brosur produk website, Itu salah besar, tidak tepat dan cenderung salah sasaran, akibatnya jauh tidak menguntungkan dibandingkan Optimasi Konten. Singkatnya, website harus kaya konten, Frasa kunci spesifik dan berbasis topik website.

Jadi, dari mana kamu memulai?, hal pertama yang harus ditemukan adalah keyword utama target, mungkin ada acara lebih sederhana mencari keyword. Perlu pertimbangan atau langsung saja riset frasa kunci, saya sarankan menggunakan tool Wordtracker. Jadi, sekarang yang Anda lakukan adalah melakukan brainstorming dengan beberapa kata kunci dan frasa untuk produk atau layanan Anda, masukkan kata kunci? kolom, cari tahu seberapa sering frasa tersebut dicari pengguna internet, disitu dapat menemukan variasi frasa dari hasil melakukan riset keyword dengan turunannya. Alat wordtracker akan memberi saran lebih banyak kunci frasa istilah pencarian, dan selanjutnya buka browser dengan keyword yang telah anda pilih, disana akan anda temukan beberapa website dengan menggunakan kata kunci tersebut, itu adalah pesaing anda. Kemudian cari tahu Rasio, berapa tingkat kesulitan dalam persaingan, tips untuk anda, jangan memilih tingkat kesulitannya tinggi, jika anda memilih itu maka pesaing menghadang langkah anda, cari saja persaingan rendah tetapi dibeberapa varian kunci. Untuk Optimasi Mesin Pencarian Google saya menyarankan persaingan 100 – 1k, agar lebih muda mencapainya, buatlah list keyword tersebut, mintalah bantuan webmaster untuk menempatkan keyword tersebut pada Title, ulang kembali di Deskripsi dan jangan lupa H1. Frasa kunci sering bekerja lebih baik dibandingka kata kunci.

Mungkin diatas, anda kurang mengerti penjelasan dari hasil sebuah pencarian dan pemilihan frasa kunci dengan rasio persaingan. jika anda menemukan frasa kunci yang banyak dicari maka, persaingan terlalu ketat, dalam banyak kasus pemilihan frasa kunci anda terlalu tinggi akan sulit dicapai dalam waktu singkat, sebaiknyalah mencari yang memiliki rasio rendah tetapi bersaing di banyak keyword. Misalkan, Toko Buku, dari hasil riset tersebut terdapat rasio lebih dari 4000, sedangkan Toko buku gramedia dibawah 2000, dan Jual Buku Murah rasio 500 maka, pilih yang lebih sedikit, pasti cepat meraih hal tersebut. Dengan memilih frasa kunci lebih rendah, masih memungkinkan mendapat kunjungan dari variasi kata kunci lainnya. Selanjutnya setelah beberapa penjelasan diatas adalah persiapan membuat konten, begitu kita memutuskan frase target, kita bisa mulai menulis konten website. Tapi darimana kita menempatkan frase yang ditargetkan?. Search engine melihat website dengan menentukan tema web tersebut, persisnya, adalah sebuah TITLE sebagai tema web. Hampir semua mesin pencari mengunakan judul/TITLE sebagai kategori tema website dan sekaligus keyword utama. Kemudian disusul deskripsi sebagai identitas isi konten, search engine mencari relevansi isi konten dengan Judul website tersebut, merayapi setiap frasa kunci untuk ditampilkan sebagai hasil pencarian pada public. Sebagian search engine menggunakan tag, ada juga yang tidak, tetapi saya tetap menggunakan tag, jadi menurut saya gunakanlah saja, tidak ada hal yang akan menimpa website anda jika menggunakan tag.

Hal terakhir yang harus diperhatikan untuk copywriting mesin pencari adalah kepadatan kunci dan penempatan. Sekali lagi, setiap mesin pencari tampaknya menginginkan sesuatu yang sedikit berbeda, namun Anda cukup aman jika memiliki kata kunci di frasa awal, tengah dan akhir title. Cari keseimbangan kepadatan kata kunci (2.5%) untuk mengetahuinya, gunakan tool seoquake. Meskipun terlalu banyak website yang harus diteliti, dari situ anda belajar mengetahui persaingan sekaligus juga belajar SEO Onpage. Sekarang Anda memiliki kata kunci mulai menulis Nah, Anda bisa, kecuali Anda menyimpan beberapa poin ide dalam pikiran diluar topik, copywriting tidak akan seefektif yang Anda inginkan, Mungkin itu topik untuk artikel lain.